“Sayang, besok aku ke Jakarta nih.” Ucap Dhana kepada kekasihnya, Tania, diujung telepon.

“Loh, Kok mendadak?” Jawab Tania, agak kaget.
“Iya, aku lelah jika harus merawat hati yang dikarati oleh rindu bertemu kamu. Aku baru mengerti alasan kenapa banyak puluhan kepala berkata lantang bahwa mereka benar-benar membenci jarak.” Balas Dhana, sok puitis.
“Jangan besok dong sayang, pliiiis. Minggu depan aja ya.” Jawaban gusar dari Tania lagi.
“Loh, kenapa?  Kamu mau pergi? Atau jangan-jangan ada cowok lain selain aku?! Kamu selingkuh!?” Dhana sedikit emosi.
“Bukan!”
“Ya, lalu kenapa??!”
“Kalo besok, Hmmmm.. aku masih ‘dapet’.”
Cerita tersebut adalah FF (Flash Fiction) yang coba-coba gue bikin (karena sebelumnya belum pernah) untuk ikut meramaikan hastag #CeritaCinta1000Katayang dibuat oleh saudara Muhammad Antar Jihad a.k.a Tata di blognya. 
Bisa klik link >> ini.
Kenapa gue mau ikutan?

Ya karena gue mau mencoba hal baru aja yang selama ini gue liat di temlen ada banyak #FF flash fiction keren. Mengungkapan sebuah cerita penuh arti hanya dengan beberapa huruf doang. Sadis.
Dan meskipun #FF yang gue buat diatas, entahlah itu bisa disebut Flash Fiction atau enggak, tapi seenggaknya seperti lirik di lagunya Last Child yang “Setidaknya diriku pernah berjuuaaangg…”.
at least, gue udah nyoba.
Untuk yang mau ikutan, boleh kok. Tinggal buka link yang tadi atau langsung chek ke blognya tirsme.com dan share deh linknya disana.
Oke!
Regards~

12 comments on “#CeritaCinta100Kata – Jangan Besok”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *