Saya pernah membaca sebuah mural di depan salah satu gedung tinggi di daerah Jakarta yang bertuliskan “Totalitas tanpa batas, bikin hidup jadi terbatas”.

Hidup saya terlalu hectic dengan pekerjaan akhir-akhir ini. Hidup saya seperti terbatasi, sampai saya lupa pernah punya blog yang saya harus isi.

Hhh~

Menjadi PSK (Pekerja Teks Komersil) ternyata tidak selalu enak, mungkin semua hal di dunia ini memang seperti itu. bahkan makanan yang enak sekali pun akan terasa tidak enak alias jika harus membayar dengan harga mahal untuk sebuah makanan.

Jika harganya mahal, saya akan tetap berkata makanan itu tidak enak. buat apa makan mahal-mahal kalo pas pup hasilnya gitu-gitu juga~

Lalu saya hendak coba sedikit melepas ‘lelah’ dari kata ‘totalitas tanpa batas’ tersebut, tidak sepenuhnya memang.  Karena bagaimanapun, tanggung jawab adalah beban yang harus ditanggung jawabi dengan harus dan mesti.

Jadi, untuk sedikit bernafas dari dunia tulis menulis yang setiap hari harus saya jalani, sayapun mencoba untuk mencari hal baru yang bisa saya jalani.

Saya (mencoba) menjadi Yutuber.

Mencoba membuat video dan mengeditnya sendiri.

Saya tidak bisa sama sekali menggunakan software edit video jenis apapun. Oleh karena itu selama 2 hari ini saya mencoba-coba mencari tahu dan cara untuk melakukan hal itu. dan dari hasil browsing-browsing di youtube, saya menemukan software Vegas Pro 14. Kemudian saya belajar mengedit satu buah video.

Ditambah lagi, di awal februari kemarin, saya ditantang oleh pabos saya untuk membuat channel youtube saya sendiri, dan Ia juga meminjamkan satu buah kamera Canon eos m3 sebagai modal untuk merekam video.

Sejujurnya saya bingung harus membuat video apa. Jelas, saya tidak ingin menjadi vlogger—karena kehidupan saya tidak ada menarik-menariknya—

kemudian, dengan bermodalkan ke-receh-an yang saya punya, maka saya mulai merekam-rekam hal-hal yang bisa saya ceritakan yang sebenarnya tidak lucu-lucu-banget itu. sebagian saya ambil dari materi stand up yang pernah saya buat, sebagian lagi dari twit-twit saya sendiri dan sebagian lagi ketemu gitu aja.

Dan untuk menjawab tantangan dari pabos tersebut, hari ini saya meng-upload satu buah video ‘perkenalan’ saya dengan dunia youtube.

Semoga ini bisa juga menjadi hal baru yang bisa saya mulai pelajari selain dunia tulis-menulis yang selama ini saya geluti.

Untuk kamu, yang ingin berkenan menghabiskan sedikit kuotanya untuk menonton video pertama saya, silahkan di sini:

Jika kamu suka videonya, boleh di LIKE atau SUBSCRIBE, tetapi jangan dipaksa. Karena sejujurnya, saya lebih butuh sebuah saran dan komentar, agar saya bisa lebih rajin dalam belajar.

Hehehe akhirnya, saya menjadi youtuber.

Salam hangat~

 

3 comments on “(MENCOBA) MENJADI YOUTUBER”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *