Pada bulan Mei kemarin, untuk pertama kalinya saya berpergian keluar pulau Jawa. Yaitu, Bali. Tentunya saya sangat excited, mengingat saya yang memang sangat ingin ke sana sejak lama—kalau  tidak salah, sejak belum lahir– dan ini juga akan jadi pengalaman pertama saya berwisata naik pesawat. saya deg-deg’an.

Ibu saya yang tahu bahwa anaknya akan berwisata ke Bali naik pesawat pun senang, tapi kelihatan sedikit khawatir. Dari raut wajahnya sih biasa saja, tapi terlihat dari banyaknya pesan yang beliau titipkan kepada saya, saya tahu beliau khawatir.

“Ky, nanti kalo di pesawat jangan aneh-aneh!”

“Iya, Ma~”

“Jangan lupa baca Do’a dan jangan bercanda selama perjalanan”

“Iya, Maa~”

“Duduknya kalo bisa deket kaca aja, biar kalo muntah gampang tinggal buka kaca doang”

“Iyaa, M… LAH GIMANA MAAAA!!!?”

Ya pokoknya banyak sekali pesan yang Ia sampaikan kepada saya, dan saking banyaknya, saya terpaksa tidak membawa semua pesan itu, soalnya tidak muat di koper.  Maaf ya, Ma.

Any way, Berbicara mengenai keindahan pulau yang terletak di sebelah timur pulau Jawa ini memang tidak bisa terbantahkan. Menurut teman saya yang sering ke Bali, Bali akan selalu mengajak kita untuk datang lagi, lagi dan lagi. Karena akan selalu ada saja hal yang menarik yang bisa dinikmati dari Pulau Dewata ini. Bahkan saya berniat, jika ada rejeki lagi, maka Bali kembali akan menjadi salah satu tujuan destinasi yang ada di travel list saya.

4 hari di Bali, banyak sekali hal yang menarik perhatian saya. Dan yang paling menarik adalah wisata di Kawasan Nusa Dua. Kawasan yang terkenal dengan hamparan pantai pasir putih dan kombinasi air laut yang birunya jernih dan cerah sekali. Melihat cerahnya laut biru di sini, saya jadi seperti melihat masa depan saya sendiri. ehe~

Nah, sebagai salah satu destinasi favorit di pulau Bali, Nusa Dua menawarkan bermacam-macam hotel mewah dan hotel lainnya di Bali . Jelas kurang lengkap rasanya kalau datang ke Bali tanpa bermalam. Dan salah satu penginapan di Nusa Dua yang sudah tidak asing lagi ialah Ayodya Resort Bali.

Penginapan khas kerajaan Bali modern ini terletak di Jalan Pantai Mengiat 46, Nusa Dua. Dari pusat kota, Ayodya Resort berjarak sekitar 30 km atau 30 menit jika ditempuh menggunakan mobil. Dan untuk ke bandara Ngurah Rai, hotel ini hanya berjarak sekitar 12 km atau ditempuh dengan waktu 15 menit.

Resort ini bisa dikatakan sebagai penginapan kuno. Tapi jangan berpikir kuno karena bangunan Resort ini tua, ya. Ayodya Resort ini dikatakan kuno karena merupakan hotel yang dibangun sejak tahun 1990. Kala itu, hotel ini bernama Bali Hilton International. Namun, pada 2006 secara resmi hotel ini rebranding menjadi Ayodya Resort Bali.

Meskipun demikian, bangunan yang sekarang terlihat bukanlah bangunan asli pada 1990. Sebelum memutuskan untuk berganti nama, pihak hotel telah merenovasi seluruh bangunan beserta standar operasional hotel sesuai dengan konsep dari Ayodya Resort Bali.

Mengusung slogan “Kingdom of Hospitality”, Ayodya Resort Bali mencoba menghadirkan nuansa khas Bali yang bisa dilihat dari ornamen di setiap sudutnya, pilihan furniture, seragam yang digunakan para karyawan, hingga keramahan yang diberikan untuk setiap wisatawan yang akan menginap. Pokoknya sangat ‘Bali Banget’ deh.

ayodya2

(sumber : ayodyaresortbali.com)

Menurut cerita, Ayodya merupakan nama sebuah kota dalam kisah pewayangan Hindu, Ramayana. Dalam kisah Ramayana, kota Ayodya erat kaitannya dengan suasana romantisme, kejujuran, kepedulian, kesabaran, keberanian, dan dedikasi tinggi. Jadi, jangan heran jika di sepanjang jalan menuju pintu masuk, kita akan disambut dengan patung-patung, yang menurut pelayan hotelnya, patung-patung tersebut menceritakan tentang kisah Ramayana.

Tak hanya patung-patung Ramayana, beberapa air mancur juga akan menemani perjalanan kamu menuju pintu masuk. Untuk yang baru pertama kali menginap di Ayodya Resort Bali, pasti kamu akan dibuat terperangah oleh segala desain interior yang ada.

Penginapan tropis ini ingin memberikan suasana berbeda kepada para wisatawan yang menginap. Ayodya Resort tidak hanya ingin menjadikan tempat ini sebagai tempat persinggahan, namun juga sebagai tempat di mana para wisatawan dapat tinggal dan hidup dengan tradisi di Bali itu sendiri.

Jika kamu sering berkunjung ke Bali, tak ada salahnya jika kali ini kamu memilih untuk mengeksplorasi resort ini dibanding berjalan-jalan ke tempat wisata. Suasana yang ditawarkan Ayodya Resort ini dijamin tidak akan membuat kamu menyesal. Apalagi beberapa kamar di resort ini ada yang bisa langsung mengarah ke pantai. Yang pemandangannya, wah, saya bisa bengong selama 2 jam 13 menit 34 detik melihatnya, Indah banget.

ayodya3

(sumber : plus.google.com)

For your information, ini adalah private beach. Fasilitas yang sangat menggiurkan bukan? Karena fasilitas seperti ini belum tentu bisa diperoleh dari tempat lain. Jadi, ketika waktu sunset telah tiba, segeralah buka pintu kamar dan nikmatilah karya Tuhan. Tapi jangan lupa mengucap syukur, karena kata Ibu saya, kita mesti sering-sering bersyukur, agar rambut kita tidak mudah panjang. hehe. Itu bercukur ya, Ma. Plis!

Bosan dengan makanan yang disediakan resort? Jangan khawatir. Kamu bisa mencoba beberapa restoran yang ada di sekitar sini. Untuk yang suka seafood, bisa coba datang ke Ulam Restaurant. Restoran bergaya tradisional yang berdiri sejak 1986 ini sudah sangat terkenal. Mereka menawarkan berbagai paket menu seafood yang siap menggoyang lidah.

Di dekat Ulam Restaurant juga terdapat restoran yang menyajikan santapan khas Jerman, yaitu Nyoman’s Beer Garden. Tempat ini juga katanya biasa dijadikan spot untuk nobar (nonton bareng) jika ada pertandingan sepakbola. Selain makanan khas Jerman, Nyoman’s juga menyediakan masakan Indonesia, pizza, pasta, burger, dan schnitzel.

Atau untuk yang memang ingin menyantap sajian khas Bali, Kamu bisa mampir ke Warung Nasi Ayam Ibu Oki. Sebagaimana namanya “Warung Nasi Ayam”, warung ini menghadirkan berbagai olahan ayam. Mulai dari ayam goreng, ayam betutu, suwir ayam, dan sate lilit. Namun Kamu harus bersabar ketika datang pada jam makan siang. Karena warung bu Oki ini akan ramai dikunjungi.

warung-nasi-ayam-ibu-oki-nusa-dua

(sumber : bali-indonesia.com)

Duh, jika mengingat betapa asiknya tempat wisata tersebut, jadi ingin ke Bali lagi.  Pokoknya, apa yang ada di Ayodya Resort itu sudah hampir mendekati batas sempurna sebagai Resort tempat wisata versi saya.

Nah, Kamu sendiri tertarik untuk merasakan nuansa kerajaan Bali? Mungkin kini saatnya Kamu mengepak beberapa baju dan bergegas memesan salah satu kamar di Ayodya Resort Bali. Jangan lupa ajak keluarga atau pasangan halal Kamu. ingat, yang Halal ya. Hehe~

Selamat berlibur!

source: ayodyaresortbali.com)

10 comments on “MENIKMATI NUANSA KERAJAAN BALI DI AYODYA RESORT BALI”

  1. Gak akan bosen lah makanan di resort. Soalnya menunya pasti variatif en aneh aneh. Jadi kepengen nyobak terus kan. Wkwkwk.

    Wah Bang Kay ke Bali yes. Enaknya.. :’

  2. resort di nusa dua emang tjakep dan cozy banget untuk ditinggali. Untuk sementara~
    tapi sayangnya mahal :’) tapi walaupun mahal sebandinglah dengan servicenya. apalagi di Nusa Dua.. Ughh deket tuh kalau ke Tanjung Benoa water sport. Hehehe jadi pengen balik lagi ke bali. hah bali oh bali…

    Salam kenal btw. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *